Kembali Raih Prestasi, SMAN 1 Bone-Bone Sabet Piala Tingkat Provinsi

Jein Nopelin siswa kelas X.B SMAN 1 Bone-Bone berhasil memenangkan kejuaraan O2SN Tingkat provinsi di Makassar pada tanggal 23 sampai 25 Mei 2016. Jein mengikuti ajang Atletik cabang lompat Jauh dan berhasil meraih juara kedua bersama Dayu Irawan kelas XI IPS 3 yang berhasil masuk 10 besar tingkat provinsi.

IMG_5256(pake)
Jein Nopelin

Menurutnya pengalaman ini merupakan hal yang menarik dan sangat membanggakan, karena seorang pemula seperti dirinya dapat meraih juara 2 tingkat provinsi meskipun menghadapi lawan-lawan yang sudah berpengalaman dalam perlombaan O2SN .

Melalui lompatannya, Jein berhasil mengalahkan atlet-atlet pelompat lain, yang juga dikenal sebagai pesaing yang sulit, diantaranya atlet dari Sinjai, Sidrap, dan Baebunta, serta yang paling sulit menurutnya adalah atlet dari SMA Sinjai Timur.

Sebelumnya Jein dilatih oleh bapak Rahmat, S.Pd. selaku pelatih ekskul atletik selama hampir 1 bulan. Jein di latih rutin setiap 5 hari seminggu dengan pola latihan pemanasan mengelilingi lapangan Bone-Bone tempatnya berlatih sebanyak 5 kali dan beberapa step sebelum berlatih melompat di bak lompat jauh. Ditempa secara terus menerus, membuat Jein semakin termotivasi untuk menggenggam piala pertamanya. Dan akhirnya, terbukti pada saat perlombaan di Makassar, Jein mampu melompat sejauh 4,40 m. Melebihi lompatan maksimalnya saat latihan, yakni 4,25 m.

Pada hari Jum’at 27 Mei 2016, Bapak Drs. Aruji Rahmat selaku Kepala SMAN 1 Bone-Bone dengan resmi menerima piala Jein sebagai tanda penyerahan penghargaan ke pihak sekolah. Menurutnya penyerahan piala ini merupakan kebanggan tersendiri untuknya, karena piala tersebut ia serahkan dan diterima langsung oleh kepala sekolah.

IMG_3761(pake)
Penyerahan Piala dari Jein kepada Kepala Sekolah

Melalui kesempatan kemarin, Kepala SMAN 1 Bone-Bone juga memberikan amanah agar di masa-masa selanjutnya masih banyak siswa yang berprestasi seperti Jein Nopelin.

Anak kedua dari dua bersaudara ini berkata bahwa hal yang paling menentukan saat perlombaan adalah diri sendiri.

“Kita harus percaya pada kekuatan sendiri, jangan pernah berhenti untuk melatih apa yang ada dalam diri kita. Mengasah tiap potensi diri. Jangan menyerah jika ada yang berkata bahwa kita tidak mampu melakukan apa yang kita inginkan. Percaya saja dengan kemampuan dalam diri sendiri dan selalu mengasahnya. Terus berlatih dan berdoa. ” ujarnya saat diwawancarai pada 28 Mei.

Ia berharap agar prestasinya dapat menjadi motivasi kepada siswa lainnya untuk turut berprestasi baik di bidang akademik maupun non-kademik.

Check Also

Upacara Terakhir Siswa Kelas XII 2020

Upacara terakhir kelas XII angkatan 18 a.k.a Miracle’ Ins 18 yang diikuti oleh siswa/i SMAN …

Sorry, you can't copy this content.
X